Cassis Les Calanques: Teluk Kecil di Côte d’Azur

Mungkin nama teluk ini belum terlalu terkenal di kalangan pelancong Indonesia. Namun, pada bulan Mei 2016 lalu aku sangat bersyukur bisa mengunjunginya melalui perjalanan darat bersama keluarga.

Cassis Les Calanques masih termasuk ke dalam Côte d’Azur atau French Riviera dalam bahasa Inggris. Artinya, garis pantai Mediterania di daerah tenggara Perancis. Cassis sendiri merupakan nama sebuah kota kecil, dan Calanques artinya teluk kecil. Jadi, Cassis Les Calanques adalah teluk kecil di kota Cassis.

Baca lebih lanjut…

Perayaan Perang Patriotik Raya di Rusia

Kemenangan Rusia atas Jerman pada Perang Dunia ke-2 selalu menjadi kebanggaan bagi orang Rusia. Bagi mereka, kemenangan ini adalah bukti cinta akan tanah air, pengorbanan, dan kerja keras kakek dan nenek mereka. Tepat pada tanggal 9 Mei 1945 (waktu Moskow), Jerman menandatangani surat pernyataan kalah mereka kepada pihak Soviet. Oleh karena itu, setiap tahunnya masyarakat Rusia selalu merayakan kemenangan ini pada tanggal 9 Mei atau yang bisa disebut sebagai День Победы (baca: den’ pabedy). Pada tanggal ini, di seluruh bagian dunia manapun, masyarakat Rusia selalu merayakannya dengan upacara dan terdapat parade dan kembang api di seluruh kota di Rusia.

Penulis bersama dengan wanita Rusia yang berpakaian baju tentara Soviet

Penulis bersama dengan wanita Rusia yang berpakaian baju tentara Soviet

Tahun ini, Rusia merayakan hari kemenangannya untuk yang ke-71 kalinya dengan tema “Бессмертный полк” (baca: bessmertny polk) atau dalam bahasa Indonesia, “Resimen yang Abadi”. Tahun ini, saya berkesempatan untuk melihat perayaan Hari Kemenangan ini di Belgorod, sebuah kota kecil di dekat batas Rusia-Ukraina. Baca lebih lanjut…

Sebuah Cerita di Empat Kota Terindah di Vlaanderen #PartGent

Perjalanan luar biasa ini dimulai pada 25 Juli 2015 saat saya berkesempatan untuk melihat dunia luar untuk kedua kalinya. Mengapa luar biasa? Durasi ‘melihat dunia luar’ ini berlangsung cukup lama yaitu sekitar 28 hari. Ya, hampir sebulan.

Kanal di sekeliling Gent

Kanal di sekeliling Gent

Menjadi mahasiswa asing di tempat yang asing bukanlah hal yang mudah. Dengan mengasumsikan bahwa musim panas di kota ini tidak akan diguyur hujan merupakan salah satu kesalahan terbesar saya…”

GENT
Gent yang merupakan sebuah kota pelajar di Belgia, sebuah negara kecil di selatan Belanda. Saya berangkat pukul 18.00 WIB pada tanggal 25 dan akhirnya benar benar menginjakkan kaki di kota ini pada keesokan harinya pukul 14.00 waktu Belgia. Perlu dijelaskan juga bahwa kunjungan ke Gent ini bukan serta merta dalam rangka liburan melainkan memenuhi undangan zomer cursus (kursus musim panas) yang seluruh kegiatannya selama 21 hari di Vlaandria dibiayai Nederlandse Taalunie. ‘Nederlandse Taalunie’ adalah organisasi kesatuan yang mengurusi bidang bahasa Belanda di Belanda dan Vlandria, salah satu region Belgia yang masih kental berbahasa Belanda. Belgia sendiri memiliki tiga bahasa sebagai bahasa nasionalnya di antaranya adalah Belanda, Perancis dan Jerman. Pada umumnya Belgia bagian atas (Utara) meliputi kota Gent, Brugge, Antwerpen, Leuven, dan Brussel berbahasa Belanda, sedangkan di bagian bawah (Selatan) berbahasa Perancis dan hanya sebagian kecil yang berbahasa Jerman.

Baca lebih lanjut…

Das schwarze Sofa (Sofa Hitam)

Di kesempatan kali ini LekasPergi kedatangan tulisanspesial dari Syamsui Pasinringi, seorang guru bahasa Jerman SMAN 2 Palu. Beliau menuliskan salah satu pengalaman menariknya ketika mengikuti Summer Course di kota-kota di Jerman. Dan cerita di atas ditulis saat beliau berada di kota Manheim, Jerman. Tulisan-tulisan beliau lain mengenai pengalamannya saat berada di Jerman bisa dibaca di blog pribadinya di https://herrsamblog.wordpress.com/. Berikut salah satu ulasan ceritanya mengenai persahabatannya dengan kolega-koleganya yang berasal dari berbagai macam negara.

Lanskap kota Mainhaim. Credit: Getty Images

Lanskap kota Mainhaim. Credit: Getty Images

Baca lebih lanjut…

Reruntuhan Tembok Pemisah Itu Masih Tegak Berdiri di Tengah Berlin

Kekelahan Perang Dunia II memang menjadi pil pahit untuk bangsa Jerman, terlebih dalam Perang Dunia I mereka juga dianggap sebagai pecundang dan pionir perang. Namun kekalahan di perang kedua terasa jauh lebih menyakitkan pasalnya Jerman harus tunduk pada negara-negara pemenang perang. Soviet menguasai hampir 40% wilayah di timur Jerman sementara sisa wilayah lainnya dikuasai sekutu lainnya yaitu Amerika, Prancis dan Inggris. Hal ini diperparah dengan Perang Dingin, sebuah perang pengaruh politik, militer dan intelijen setelah PD II.

Tiang pancang yang belum selesai dibangun menjadi tembok

Tiang pancang yang belum selesai dibangun menjadi tembok

Baca lebih lanjut…

Negeri di Atas Awan Itu Bernama Tibet

Flag hope Tibet

Flag hope Tibet

“Suasananya, aroma khas, pakaian masyarakat dan kearifan lokal lainnya yang membuat saya ingin kembali ke kota yang jauh dari hingar bingar itu…”

Salah satu provinsi di ujung barat daya Republik Rakyat Cina ini disebut-sebut masyarakat dunia sebagai puncak dunia karena letaknya di wilayah pegunungan Himalaya. Tibet sendiri merupakan daerah otonomi khusus RRC yang letaknya berdekatan dengan India dan Nepal. Ngomong-ngomong soal Tibet, apa yang teman-teman pikirkan setelah mendengar daerah bernama Tibet? Puncak Everest? Pegunungan Himalaya? Atau salah satu tokoh filosofisnya, Dalai Lama? Yah tentu banyak sekali hal-hal menarik mengenai negeri atas awan ini. Itulah yang akan saya gambarkan dalam catatan perjalanan ini, sebuah perjalanan yang saya lakukan tahun lalu. Berikut ulasannya!

Baca lebih lanjut…

Museum Sejarah Jerman di tengah kota Berlin

Hall tengah museum ini

Hall tengah Deutsches Historiches Museum

Akhirnya, postingan perdana di LekasPergi. Postingan ini sebenarnya merupakan bagian dari catatan perjalanan saya ke Eropa di blog pribadi. Salah satu yang berkesan coba saya pilih untuk LekasPergi yaitu kunjungan saya ke museum sejarah Jerman atau yang dalam bahasa Jerman disebut Das deutsches historiches Museum. Sebuah museum dengan konsep mengajak masyarakatnya untuk dapat memahami konteks Aufklärung & memahami sejarah masyarakat Jerman dalam konteks Eropa. Museum ini terletak di Zeughaus, masih di kawasan Unter den Linden, sekitar dua blok dari hostel dengan tempat saya menginap & sekitar 2km dari Berlin Hauptbahnhof. Baca lebih lanjut…

Jalur Wekas Jalur favorit menuju puncak Merbabu

Penulis: Evani Tama Rumiris

Di puncak Merbabu

Di puncak Merbabu

Gunung Merbabu merupakan salah satu gunung api yang terletak di wilayah Jawa Tengah dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit para pendaki gunung di Indonesia. Ketinggian Gunung Merbabu yang mencapai  3.145 mdpl atau sekitar 10.630 kaki dianggap memiliki kesulitan yang cukup “standar“ atau menengah. Gunung Merbabu memiliki beberapa jalur pendakian, yaitu Thekelan, Cunthel, Selo dan Wekas. Berdasarkan beberapa ulasan dari para pendaki Gunung Merbabu, jalur yang digemari para pendaki adalah Selo dan Wekas. Bagi para pendaki yang menyukai fotografi dan ingin mengabadikan momen dengan latar pemandangan alam yang unik, sangat direkomendasikan melewati jalur Selo, karena jalur ini menyuguhkan pemandangan Gunung Merbabu yang dipenuhi oleh hamparan sabana yang luar biasa indah. Baca lebih lanjut…